Mojokerto — Konsistensi membina generasi muda bahari terus diwujudkan melalui olahraga dayung sebagai sarana membangun karakter, disiplin, semangat juang sekaligus membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi. Kolonel Marinir Kakung Priyambodo mendorong pemanfaatan potensi wilayah sebagai basis pembinaan atlet muda agar olahraga dayung semakin berkembang dan semakin dekat dengan masyarakat.
Menurut Kolonel Kakung, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, disiplin, mental bertanding, serta dukungan berbagai pihak. Setiap latihan dan kejuaraan menjadi bagian dari proses untuk mengukur kemampuan sekaligus memberikan pengalaman kepada generasi muda agar berani menargetkan prestasi pada even yang lebih bergengsi.
“Kita tidak hanya menyiapkan atlet untuk mengikuti pertandingan, tetapi menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter pejuang, disiplin, pantang menyerah dan berani bermimpi meraih prestasi yang lebih tinggi. Kejurnas menjadi salah satu momentum untuk menguji hasil pembinaan yang telah dilakukan,” ujar Kolonel Kakung.

Menghadapi tahapan seleksi menuju kejuaraan nasional, para atlet terus dipersiapkan agar mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Harapannya, dari beberapa kali proses seleksi yang dilalui, semakin banyak atlet binaan yang dapat terpilih dan memperoleh kesempatan tampil pada ajang nasional. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi pengalaman penting untuk meningkatkan motivasi, kepercayaan diri dan semangat berprestasi.
“Saya berharap semakin banyak anak-anak muda yang berani menekuni olahraga dayung. Jangan berhenti hanya karena satu hasil seleksi. Jadikan setiap proses sebagai pengalaman dan motivasi untuk berlatih lebih keras, memperbaiki kemampuan dan mengejar prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Bagi Kolonel Kakung, pemberdayaan potensi wilayah melalui olahraga merupakan investasi sumber daya manusia. Potensi perairan dan lingkungan sekitar dapat menjadi ruang pembinaan yang produktif, sekaligus memperkuat budaya bahari di kalangan generasi muda. Dari sinilah olahraga dayung diharapkan tumbuh bukan hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi olahraga yang semakin populer dan diminati masyarakat.
Kebangkitan prestasi dayung membutuhkan kesinambungan pembinaan dan kolaborasi. Semakin banyak generasi muda yang terlibat, semakin besar pula peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah dan bangsa pada level nasional maupun internasional. Dari potensi wilayah, dibangun karakter; dari latihan lahir ketangguhan; dan dari perjuangan diharapkan lahir prestasi.