BANDAR LAMPUNG — Pesan persatuan menjadi salah satu sorotan dalam Musyawarah Besar (Mubes) VI Pujakesuma. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengajak seluruh keluarga besar Pujakesuma menjadikan nilai-nilai budaya Jawa sebagai kekuatan dalam membangun organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Agus mengangkat empat filosofi Jawa yang dinilai memiliki makna kuat bagi kehidupan organisasi, yakni “Rukun, Raket, Reget, Rumekso”.

Keempat nilai tersebut menggambarkan pentingnya menjaga keharmonisan, mempererat hubungan persaudaraan, bekerja secara sungguh-sungguh, serta memiliki kepedulian untuk saling menjaga.

Menurutnya, filosofi tersebut tidak sebatas menjadi semboyan budaya. Nilai-nilai itu dapat diterapkan dalam kehidupan organisasi agar hubungan antarpengurus dan anggota semakin erat serta mampu menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.

Mubes VI Pujakesuma pun menjadi ruang untuk memperkuat kembali ikatan persaudaraan di antara anggota yang tersebar di berbagai daerah. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyatukan gagasan dan membangun kesamaan langkah dalam menjalankan roda organisasi.

Semangat kebersamaan juga diharapkan menjadi modal Pujakesuma untuk memperluas kiprahnya di tengah masyarakat. Organisasi tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pujakesuma Lampung turut mendorong agar kekuatan organisasi diarahkan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung bagi warga. Salah satu perhatian yang disorot adalah dukungan terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan.

Bagi Pujakesuma Lampung, membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah merupakan bagian dari upaya memperluas kontribusi organisasi. Sinergi tersebut diharapkan dapat diterjemahkan melalui program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Mubes VI sekaligus menjadi pijakan untuk menentukan arah perjalanan Pujakesuma selama lima tahun mendatang. Terpilihnya kembali Eko Sopianto sebagai Ketua Umum DPP Pujakesuma periode 2026–2031 menjadi bagian dari keberlanjutan kepemimpinan organisasi.

Ke depan, Pujakesuma diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya, penguatan persaudaraan, dan peningkatan kontribusi sosial. Empat filosofi yang digaungkan Agus Andrianto menjadi salah satu pesan penting agar nilai budaya tetap hidup sekaligus relevan dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.