Depok – Ketahanan keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung kesiapan personel Korps Brimob Polri dalam menjalankan tugas. Hal tersebut mengemuka dalam Pertemuan Bhayangkari PG06 Korps Brimob yang digelar di Gedung Satya Haprabu, Kesatrian Amjiattak Kelapadua, Kota Depok, Senin (21/9/2026).
Kegiatan dipimpin oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, dihadiri Teknisi KBR Utama Tk. I Korbrimob Irjen Pol. Rudy Harianto, Teknisi Jibom Utama Tk. I Korbrimob Irjen Pol. Suhendri, Teknisi KBR Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Pradah Pinunjul, Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Agustri Heriyanto, Teknisi KBR Utama Tk. I Korbrimob Brigjen Pol. Amostian, Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Cristiyanto Goetomo, serta Teknisi KBR Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima.
Turut hadir Ketua Bhayangkari Gabungan 06 Korps Brimob Polri Ny. Yuli Ramdani Hidayat, didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Gabungan 06 Korps Brimob Polri Ny. Dinny Reza Arief, beserta para Bhayangkari lainnya. Kehadiran para pejabat dan keluarga besar Korps Brimob tersebut turut memperkuat suasana kebersamaan dan silaturahmi dalam pertemuan Bhayangkari Korps Brimob Polri se-Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan foto bersama yang melibatkan peserta secara langsung maupun daring. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan daftar hadir, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bhayangkari sebelum memasuki agenda utama pertemuan.
Dalam agenda utama, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menyampaikan bahwa keberhasilan personel dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari dukungan keluarga. Karena itu, komunikasi antara suami dan istri harus dibangun dengan saling memahami, mendengarkan, serta memberikan ketenangan satu sama lain.
Dalam amanatnya, Dankorbrimob juga mengingatkan agar keluarga mampu menyikapi berbagai persoalan rumah tangga secara bijaksana, khususnya ketika personel sedang melaksanakan tugas atau penugasan. Persoalan yang masih dapat diselesaikan terlebih dahulu di lingkungan keluarga hendaknya tidak langsung dibebankan kepada personel saat bertugas, sehingga konsentrasi dan kesiapan dalam menjalankan tanggung jawab kedinasan tetap terjaga.
Menurutnya, ketika personel menyampaikan berbagai cerita maupun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, keluarga diharapkan menjadi tempat untuk mendengarkan dan memberikan ketenangan. Sikap saling menguatkan dinilai penting agar persoalan yang dihadapi personel tidak berkembang menjadi beban tambahan yang dapat memengaruhi pelaksanaan tugas.
Selain membangun keharmonisan, Dankorbrimob menekankan pentingnya keluarga mengelola kehidupan ekonomi secara bijak. Kebutuhan hendaknya disesuaikan dengan kemampuan dan tidak memaksakan diri mengikuti gaya hidup orang lain. Keluarga juga didorong untuk mengembangkan kreativitas maupun keterampilan melalui kegiatan dan usaha yang halal guna membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
Pesan tersebut diperkuat melalui sambutan Ketua Gabungan 06 Korps Brimob Ny. Yuli Ramdani Hidayat yang menekankan pentingnya peran istri sebagai pendamping sekaligus sumber ketenangan bagi suami. Sikap mau mendengarkan, memahami kondisi pasangan, serta memberikan dukungan menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan keluarga, terutama ketika suami tengah melaksanakan penugasan.
Pertemuan Bhayangkari Korps Brimob Polri se-Indonesia tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ketahanan keluarga. Dengan komunikasi yang baik, penyelesaian persoalan secara bijak, pengelolaan ekonomi yang bertanggung jawab, serta dukungan yang saling menguatkan, keluarga diharapkan terus menjadi bagian penting dalam menunjang kesiapan personel Korps Brimob Polri dalam melaksanakan tugas di seluruh wilayah Indonesia.
