DEPOK – Pasukan Pelopor Korbrimob Polri melaksanakan penyucian Pataka Pasukan Pelopor Korbrimob “Wajra Cyena” dan Dhuaja Resimen jajaran Pasukan Pelopor di Lapangan Mako Pasukan Pelopor Korbrimob Polri, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra Perkasa Jumantara dan diikuti jajaran pejabat, para Danyon, Wadanyon, Pama serta personel Pasukan Pelopor yang terlibat dalam kegiatan.
Turut hadir Danmen I Pasukan Pelopor Kombes Pol. Esty Setyo Nugroho, Danmen III Pasukan Pelopor Kombes Pol. Padmo Arianto, Danmen IV Pasukan Pelopor Kombes Pol. Budi Prasetya, serta Wadanmen II Pasukan Pelopor Korbrimob Polri AKBP Arthur Sameaputty.
Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Komandan Acara dan Inspektur Acara ke lapangan, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Pelopor, penghormatan kepada Inspektur Acara serta laporan Komandan Acara.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembukaan selubung Pataka Pasukan Pelopor Korbrimob “Wajra Cyena” dan Dhuaja Resimen jajaran Pasukan Pelopor oleh Kasi Yanma Pasukan Pelopor dan Kaur Yanma jajaran Resimen Pasukan Pelopor. Setelah selubung dibuka, penghormatan kepada Pataka dan Dhuaja dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol kehormatan dan identitas satuan.
Memasuki acara inti, para Komandan Resimen bersama Inspektur Acara mengikuti prosesi penyucian Pataka Pasukan Pelopor Korbrimob “Wajra Cyena” dan Dhuaja Resimen jajaran Pasukan Pelopor. Prosesi tersebut menjadi bagian utama kegiatan sebagai bentuk pemeliharaan tradisi dan penghormatan terhadap simbol satuan, sebelum dilanjutkan dengan pembacaan doa.
Setelah prosesi penyucian selesai, penghormatan kembali diberikan kepada Pataka dan Dhuaja. Selanjutnya, selubung Pataka Pasukan Pelopor Korbrimob “Wajra Cyena” dan Dhuaja Resimen jajaran Pasukan Pelopor ditutup kembali oleh Kasi Yanma Pasukan Pelopor dan Kaur Yanma jajaran Resimen Pasukan Pelopor.
Penyucian Pataka dan Dhuaja menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan tradisi yang melekat dalam kehidupan Pasukan Pelopor Korbrimob Polri. Pataka dan Dhuaja tidak hanya menjadi simbol identitas satuan, tetapi juga merepresentasikan kehormatan, kebersamaan, loyalitas serta semangat pengabdian yang terus diwariskan kepada setiap personel.
Melalui kegiatan tersebut, tradisi satuan terus dipelihara sebagai bagian dari jati diri Pasukan Pelopor. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan senantiasa memperkuat kebanggaan korps, soliditas dan semangat pengabdian personel dalam menjalankan tugas kepada masyarakat, bangsa dan negara.
