DEPOK – Korps Brimob Polri menggelar acara penerimaan personel yang telah menyelesaikan misi perdamaian dunia sebagai bagian dari Formed Police Unit (FPU) VII MINUSCA Tahun 2025–2026, Selasa (3/11/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Transit Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok.

Acara dipimpin oleh Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yuri Karsono, didampingi Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Polri Kombes Pol. Susnadi, serta dihadiri para personel yang telah menyelesaikan penugasan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam arahannya, Karorenminops menyampaikan apresiasi dan penghargaan dari pimpinan kepada seluruh personel atas dedikasi serta keberhasilan menjalankan misi perdamaian selama satu tahun hingga kembali ke Tanah Air dengan selamat. Penugasan tersebut bukan sekadar bentuk pelaksanaan tugas, melainkan juga sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi personel, institusi Polri, serta bangsa Indonesia di kancah internasional.

Pengalaman dan berbagai capaian selama menjalankan misi diharapkan dapat menjadi bekal berharga sekaligus motivasi bagi personel untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme. Pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh di daerah misi juga diharapkan dapat dibagikan kepada rekan-rekan lainnya sebagai bagian dari pengembangan kualitas sumber daya manusia Korps Brimob Polri.

Selain itu, Karorenminops menekankan pentingnya menjaga loyalitas, disiplin, dan etika profesi dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh personel diingatkan untuk senantiasa mematuhi kebijakan dan arahan pimpinan, menjaga kehormatan serta nama baik Korps Brimob Polri dan institusi Polri, serta saling mengingatkan agar tidak melakukan tindakan maupun pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, ataupun organisasi.

Pada kesempatan tersebut, Karorenminops juga mengingatkan agar seluruh hak administrasi personel, termasuk hak cuti setelah menyelesaikan penugasan, dapat diproses sesuai ketentuan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, para personel memiliki kesempatan untuk beristirahat dan berkumpul kembali bersama keluarga setelah menjalankan tugas pengabdian di luar negeri.

Penerimaan ini menjadi bentuk penghargaan institusi atas dedikasi personel dalam mengemban misi perdamaian dunia sekaligus momentum untuk membawa pengalaman internasional tersebut sebagai bekal dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.