KUTAI TIMUR – Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim bergerak cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda area Sangatta Field Pertamina, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, pada Jumat (11/9/2026). Pemadaman darurat yang dipimpin oleh Ipda Sriyono, S.H., bersama Bripda Mijli Jauhar dan Bripda Muhammad Raihan Septiannur ini dilaksanakan secara intensif mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WITA. Berkat kesigapan petugas di lapangan, api yang membakar lahan hutan dan perkebunan sawit seluas kurang lebih 5 hektar di sekitar pemukiman warga serta area vital tersebut berhasil dipadamkan dan dikendalikan sepenuhnya.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya respons cepat personel Brimob dalam mengamankan obyek vital nasional serta pemukiman warga dari ancaman Karhutla. “Kehadiran dan kesiapsiagaan personel Batalyon B Pelopor di lapangan merupakan wujud nyata pengabdian Brimob Polda Kaltim untuk melindungi keselamatan masyarakat serta obyek vital daerah. Kebakaran lahan di area perkebunan dan sekitar fasilitas Pertamina memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi, sehingga pemadaman terukur dan lokalisir api secara cepat sangat krusial untuk mencegah kerugian yang lebih besar,” tegas Kombes Pol. Ronny Suseno.

Sejalan dengan hal tersebut, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menambahkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat dan pihak pengelola lahan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi kebakaran. “Sinergi antara aparat kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah terulangnya kejadian Karhutla. Kami mengimbau warga agar senantiasa waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Satbrimob Polda Kaltim terus menyiagakan personel serta peralatan penanggulangan bencana agar siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan,” ujarnya. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan Karhutla berakhir pada sore hari dengan situasi lokasi yang terkendali, aman, dan kondusif.