NUNUKAN – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung berbahan kayu di kawasan Sei Mengkadu, RT 007, Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kamis (13/8/2026) sore. Rumah berukuran sekitar 6×10 meter tersebut ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Hasna (50). Berdasarkan informasi di lapangan, korban mengalami sakit stroke dan tidak dapat berjalan. Kondisi tersebut membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri ketika api dengan cepat membesar dan menguasai bangunan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltara menerjunkan sebanyak 10 personel yang dipimpin Ipda Zainal Umar untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan lokasi kebakaran. Personel mendatangi lokasi di Jalan R.A. Kartini, RT 07, Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, guna membantu masyarakat serta melakukan penanganan pascakebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob membantu proses evakuasi dan pembersihan sisa material bangunan yang terbakar. Kehadiran personel di lokasi juga menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah, sekaligus membantu menciptakan kondisi lokasi yang lebih aman setelah kebakaran.

Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol. Sarly Sollu, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa personel Brimob harus senantiasa hadir dan responsif ketika masyarakat membutuhkan bantuan, terlebih dalam situasi darurat maupun musibah.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Kehadiran personel Brimob di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Kami perintahkan personel untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan serta memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada warga yang terdampak,” ujar Dansat Brimob Polda Kaltara.

Lebih lanjut, Dansat Brimob menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial. Menurutnya, setiap personel harus memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat dan mampu memberikan respons cepat saat terjadi keadaan darurat.

Kegiatan evakuasi dan pembersihan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Satbrimob Polda Kaltara untuk selalu hadir, peduli, dan membantu masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi musibah. Polri terus berupaya memberikan pelayanan dan bantuan terbaik sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.