Jakarta – E-Sports Kapolri Cup 2026 resmi ditutup oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam Closing Ceremony yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026). Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat turut hadir dalam puncak rangkaian kompetisi e-sports tingkat nasional tersebut.
Kegiatan dihadiri para Pejabat Utama Mabes Polri, jajaran Polda, stakeholder, mitra dan sponsor, komunitas e-sports, serta tamu undangan. Kompetisi sebelumnya dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat Polres hingga nasional dan diikuti 35.936 peserta dari berbagai wilayah Indonesia, menunjukkan besarnya minat dan potensi generasi muda dalam mengembangkan talenta digital.
Closing Ceremony diawali berbagai penampilan, pemanggilan tim finalis Grand Final Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), hingga pertandingan final penentuan juara. Kegiatan dilanjutkan Winning Ceremony berupa penyerahan penghargaan kepada para pemenang dari berbagai kategori, meliputi Indonesia Youth Movement, TCG Pokémon, TCG Riftbound, Capture The Flag Competition, Cosplay Anime, KOL Competition, Cosplay Defile, dan MLBB. Secara keseluruhan terdapat 25 pemenang yang menerima penghargaan.
Pada cabang utama Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Polda Metro Jaya berhasil menjadi Juara 1 setelah mengalahkan Polda Sumatera Utara pada Grand Final dengan sistem Best of 5 (Bo5) melalui pertandingan sengit yang berakhir dengan skor 3-2. Polda Sumatera Utara meraih Juara 2, sedangkan Polda Jawa Timur (Kota Batu) menempati Juara 3 setelah mengalahkan Polda Sulawesi Selatan dengan skor 3-2 pada laga perebutan medali perunggu. Polda Sulawesi Selatan menempati Juara 4 sebagai kontestan babak 4 besar nasional.
Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta menegaskan bahwa prestasi dalam e-sports membutuhkan latihan, kedisiplinan, strategi dan kerja sama tim. Menurutnya, e-sports kini telah berkembang menjadi ekosistem yang membuka berbagai peluang profesi, mulai dari atlet, pelatih, kreator konten, pengembang gim, animator, analis data hingga tenaga profesional di bidang keamanan siber.
Kapolri menegaskan Polri berkomitmen mendorong terciptanya ruang digital yang aman, sehat, produktif dan bertanggung jawab. Para peserta juga diajak menjadi Duta Kamtibmas dan agen perubahan dengan mengajak generasi muda meninggalkan kegiatan kontraproduktif seperti balap liar, tawuran dan vandalisme, serta beralih pada kegiatan positif dan berprestasi.
Peran tersebut juga diharapkan diwujudkan di ruang digital dengan turut mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online hingga penyalahgunaan narkoba. Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan kepolisian 110 dalam melaporkan gangguan keamanan dan permasalahan yang terjadi.
“Jadilah juara dalam kompetisi, agen perubahan dalam pergaulan, dan penjaga kebaikan di ruang digital,” pesan Kapolri.
E-Sports Kapolri Cup 2026 juga mencatatkan tiga rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), yakni Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 734 peserta, serta Duta Kamtibmas Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 27.686 peserta.
Penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan hasil kolaborasi Polri, pemerintah, asosiasi e-sports, komunitas, pihak swasta, mitra dan sponsor dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan dan prestasi di bidang digital.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), generasi muda dituntut terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas agar mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
Kehadiran Dankorbrimob Polri dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Korbrimob Polri terhadap upaya membangun generasi muda yang kreatif, sportif dan berprestasi serta mendorong pemanfaatan teknologi secara positif.
Dengan resmi ditutupnya E-Sports Kapolri Cup 2026, kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi di arena pertandingan, tetapi juga generasi muda yang berkarakter, menjadi agen perubahan, serta turut menjaga ruang digital Indonesia yang aman, sehat, kreatif, produktif dan bertanggung jawab.
