Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 resmi ditutup melalui upacara penutupan yang digelar di Indoor Stadium, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (11/7/2026).

Upacara penutupan dipimpin oleh Brigjen Pol. Andi Herindra selaku Inspektur Upacara dan dihadiri oleh Ketua KONI Provinsi Banten, perwakilan Kabareskrim Polri Kombes Pol. Nono Wardoyo, perwakilan Karodalpers SSDM Polri AKBP Adindrama, Ketua Yayasan Budi Luhur, jajaran Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), para pejabat Polri, pelatih, wasit, ofisial, atlet peserta, serta tamu undangan lainnya.

Kejuaraan yang berlangsung sejak 9 hingga 11 Juli 2026 ini diikuti sebanyak 2.098 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri dari atlet masyarakat umum dan atlet Polri. Ajang tersebut menjadi wadah pembinaan prestasi sekaligus sarana mempererat persaudaraan, sportivitas, dan semangat kebangsaan melalui olahraga Taekwondo.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan laporan Ketua Panitia Pelaksana. Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa penyelenggaraan Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta berhasil melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, perangkat pertandingan, tenaga medis, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan. Beliau juga memberikan penghargaan kepada para atlet yang telah menunjukkan semangat juang, disiplin, sportivitas, dan sikap saling menghormati selama pertandingan berlangsung.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan sarana membangun karakter, mempererat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai integritas, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi atlet yang berprestasi dan berkarakter.

Pada kesempatan tersebut diumumkan para peraih gelar juara umum Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026. Peringkat pertama berhasil diraih oleh kontingen Jawa Barat dengan raihan tiga medali emas dan dua medali perak. Posisi kedua ditempati oleh Polda Metro Jaya dengan perolehan dua medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu.

Sementara peringkat ketiga diraih oleh kontingen Bali dengan perolehan dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Pada kejuaraan tersebut, kontingen Korps Brimob Polri turut menunjukkan semangat juang yang tinggi dengan berhasil meraih dua medali perunggu sebagai bagian dari kontribusi dalam ajang pembinaan atlet Taekwondo tingkat nasional.

Setelah secara resmi menutup Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri, pembacaan doa, pengumuman juara umum, serta penyerahan piala juara umum dan penghargaan atlet terbaik secara simbolis.

Melalui penyelenggaraan Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 ini diharapkan lahir atlet-atlet Taekwondo Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat semangat persatuan, sportivitas, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.