Jakarta — Dalam upaya menjaga kondusivitas keamanan pada peringatan Hari Buruh Internasional (_May Day_) 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir secara langsung dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, pada Jumat (1/5/2026).

_May Day_ yang diperingati setiap tanggal 1 Mei merupakan momentum penting bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi terkait hak dan kesejahteraan. Dalam konteks tersebut, kehadiran Polri menjadi krusial guna memastikan Sitkamtibmas (situasi keamanan dan ketertiban masyarakat) tetap terjaga dalam kondisi aman dan tertib.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang didampingi Dankorbrimob Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Teknisi Jibom Utama Tk. I Korbrimob Komjen Pol. Imam Widodo dan Dihadiri Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen. Pol. Gatot Mangkurat Putra Perkasa Jumantara, melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan kesiapan seluruh jajaran dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Dankorbrimob melaksanakan kegiatan monitoring secara intensif di sejumlah titik strategis di sekitar area Monas guna memastikan kesiapsiagaan personel serta kelancaran jalannya aksi penyampaian aspirasi. Monitoring ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam pidatonya, Presiden RI menyampaikan, “Saya menyadari, saya merasakan, dan saya menghormati perjuangan saudara-saudara. Seorang yang bekerja dengan badannya, dengan keringatnya, dengan tangannya, dia adalah seorang yang mulia, seorang bekerja dengan halal. Seorang berjuang untuk anaknya, untuk istrinya. Tiap hari, seorang yang bekerja dengan jujur, pengalaman saya, para pekerja, para petani, para nelayan, justru yang hidupnya susah mereka adalah orang-orang yang jujur, orang-orang yang ikhlas,” Ungkap Prabowo Subianto.

Polri menegaskan komitmennya untuk mengedepankan langkah preemtif dan preventif, serta memperkuat sinergi antar-satuan dalam rangka mewujudkan pelaksanaan _May Day_ 2026 yang aman, tertib, dan mencerminkan praktik demokrasi yang sehat di Indonesia.