Jakarta — Teknisi KBRN Utama TK. II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima, menghadiri Forum Dialog (Sarasehan) Nasional bertajuk “Penguatan Basarnas dalam Sistem SAR Nasional” yang diselenggarakan di Ruang Serbaguna Dono Indarto Lt. 15, Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, anggota I BPK RI Nyoman Adhi Suryadnyana, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Juga turut dihadiri Kasad TNI Jenderal Maruli Simjuntak, Kasal TNI Jenderal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasau TNI Marsekal Mohammad Tonny Harjono, Kakorsabhara Irjen Pol. M.H. Ritonga, serta para anggota Basarnas yang terlibat.
Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa kegiatan sarasehan bertujuan untuk membangun kesamaan pemahaman di tingkat pimpinan kementerian dan lembaga terhadap peran strategis Basarnas dalam penyelenggaraan layanan pencarian dan pertolongan (SAR) di Indonesia.
Selain itu, forum ini mendorong implementasi _National SAR Plan_ sebagai bentuk integrasi kebijakan antarinstansi, menghimpun masukan strategis guna penguatan kelembagaan, pendanaan, dan dukungan lintas sektor, serta menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas layanan SAR yang cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Kehadiran Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Polri dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen Korps Brimob Polri dalam memperkuat sinergitas antarinstansi, khususnya dalam mendukung kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap situasi darurat, bencana alam, maupun kondisi kontinjensi yang memerlukan kemampuan teknis dan taktis.
Melalui forum strategis ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin solid dalam sistem pencarian dan pertolongan nasional, sehingga setiap upaya penyelamatan dapat dilaksanakan secara efektif, terpadu, dan profesional demi keselamatan masyarakat Indonesia.
